Assalamualaikum wr wb
inilah curhatan saya, seorang staf Kepegawaian, dikala kantor tengah sepi dan hujan sedang deras2nya turun.........
selepas meninggalkan "zona basah" alias zona uang, terdamparlah saya di "zona pedas" alias zona orang, yaitu bagian yang mengurusi segala sesuatu tentang pegawai, termasuk kedisiplinan. baru 5 bulan berlalu, ternyata cukup meninggalkan kesan. dihujat, dikomplain, bahkan disumpahin pegawai lain hehehe nasib nasib... gara2nya mereka tidak terima jika dirinya dinyatakan terlambat dna harus kena potongan tunjangan sebesar 1%.
kenapa ya mereka susah untuk disiplin? padahal disiplin itu indah. apalagi Mahkamah Agung adalah Lembaga penerima Tunjangan Kinerja, maka disiplin itu sudah menjadi harga mati(menurut saya) bagi para pegawainya.
saya sendiri adalah petugas khusus daftar hadir, maka disiplin sudah menjadi rutinitas saya sehari2.
Rabu, 22 Mei 2013
Bila Anak Kejang
Assalamualaikum wrwb..
Memiliki buah hati adalah anugerah buat kita, menikmati masa indah membesarkan si Kecil, menemaninya bermain, memandikan dan menyuapinya makan adalah rutinitas yang indah untuk dijalani. Namun selalu ada duka yang membersamai suka, selalu juga ada masa-masa sulit bersama si Kecil, terutama bila ia sakit.
Si Umar, putra pertamaku, bila demam hampir selalu diiringi kejang atau biasa disebut step. Itu pertama kali terjadi ketika ia berusia 7 bulan, saat ia demam tinggi dalam ayunan. Ia rupanya tak tahan dengan demamnya, maka kejanglah dia. Kami semua tentu saja sangat panik. Saya sebagai ibu terus terang tidak ada pengetahuan sama sekali tentang kejang.
Seiring berlalunya waktu, saya pun menambah pengetahuan tentang Kejang pada Anak, dengan searching di internet. Saya tidak bisa hidup tanpa ada pengetahuan tentang kejang. Mengingat Umar masih ada kemungkinan untuk kejang lagi maka penting rasanya untuk membekali pengetahuan saya sebagai seorang ibu tentang Kejang, apa itu kejang, apa pemicunya, dan apa yang harus dilakukan bila anak Kejang.
Terakhir Umar kejang di bulan Mei ini...duh miris rasanya tapi sudah agak tenang menghadapinya karena sudah tahu kejang itu apa. Yang selalu saya syukuri ialah Kejangnya Umar itu tidak berlangsung lama, hanya sekitar 1 menit menyentak-nyentak, setelah itu tenang walau matanya masih melihat ke atas. Yang selalu harus diperhatikan adalah bila ia demam, segera minumkan obat penurun panas (paracetamol), bila waktunya mandi maka mandikan ia dengan air hangat sebagai pengganti kompres, jangan sampai ia dehidrasi maka banyaklah minumkan air ke anak yang tengah demam.
Bila anak telanjur kejang, maka baringkan ia di kasur yang digeletakkan di lantai, ini untuk menjaga jangan sampai ia terjatuh dari tempat tidur. Ketika kejang, miringkan badannya, ini untuk mencegah masuknya kembali (refluks) cairan atau liur yang keluar ketika kejang. Bila terjadi refluks dan mengalir ke saluran pernapasan maka bahaya, bisa mematikan. kondisi tubuh miring berguna agar cairan atau liur bisa keluar lewat sudut mulut, sehingga tidak tertelan. Selebihnya, biarkan saja ia kejang, jangan didekap, dan JANGAN MEMASUKKAN APAPUN KE MULUTNYA, termasuk obat! Sebab saat kejang, otot-otot si anak sedang kaku, jika masuk cairan ke mulut maka ia tidak bisa menelannya, ditakutkan cairan tersebut malah masuk ke saluran pernapasan yang dapat menyumbat pernapasan, dan akibatnya bisa fatal. Anggapan bahwa minumkan kopi kepada anak yang kejang itu amat keliru.
Insya Allah akan saya postingkan artikel tentang Kejang Pada Anak.
Wassalamualaikum wr wb
Memiliki buah hati adalah anugerah buat kita, menikmati masa indah membesarkan si Kecil, menemaninya bermain, memandikan dan menyuapinya makan adalah rutinitas yang indah untuk dijalani. Namun selalu ada duka yang membersamai suka, selalu juga ada masa-masa sulit bersama si Kecil, terutama bila ia sakit.
Si Umar, putra pertamaku, bila demam hampir selalu diiringi kejang atau biasa disebut step. Itu pertama kali terjadi ketika ia berusia 7 bulan, saat ia demam tinggi dalam ayunan. Ia rupanya tak tahan dengan demamnya, maka kejanglah dia. Kami semua tentu saja sangat panik. Saya sebagai ibu terus terang tidak ada pengetahuan sama sekali tentang kejang.
Seiring berlalunya waktu, saya pun menambah pengetahuan tentang Kejang pada Anak, dengan searching di internet. Saya tidak bisa hidup tanpa ada pengetahuan tentang kejang. Mengingat Umar masih ada kemungkinan untuk kejang lagi maka penting rasanya untuk membekali pengetahuan saya sebagai seorang ibu tentang Kejang, apa itu kejang, apa pemicunya, dan apa yang harus dilakukan bila anak Kejang.
Terakhir Umar kejang di bulan Mei ini...duh miris rasanya tapi sudah agak tenang menghadapinya karena sudah tahu kejang itu apa. Yang selalu saya syukuri ialah Kejangnya Umar itu tidak berlangsung lama, hanya sekitar 1 menit menyentak-nyentak, setelah itu tenang walau matanya masih melihat ke atas. Yang selalu harus diperhatikan adalah bila ia demam, segera minumkan obat penurun panas (paracetamol), bila waktunya mandi maka mandikan ia dengan air hangat sebagai pengganti kompres, jangan sampai ia dehidrasi maka banyaklah minumkan air ke anak yang tengah demam.
Bila anak telanjur kejang, maka baringkan ia di kasur yang digeletakkan di lantai, ini untuk menjaga jangan sampai ia terjatuh dari tempat tidur. Ketika kejang, miringkan badannya, ini untuk mencegah masuknya kembali (refluks) cairan atau liur yang keluar ketika kejang. Bila terjadi refluks dan mengalir ke saluran pernapasan maka bahaya, bisa mematikan. kondisi tubuh miring berguna agar cairan atau liur bisa keluar lewat sudut mulut, sehingga tidak tertelan. Selebihnya, biarkan saja ia kejang, jangan didekap, dan JANGAN MEMASUKKAN APAPUN KE MULUTNYA, termasuk obat! Sebab saat kejang, otot-otot si anak sedang kaku, jika masuk cairan ke mulut maka ia tidak bisa menelannya, ditakutkan cairan tersebut malah masuk ke saluran pernapasan yang dapat menyumbat pernapasan, dan akibatnya bisa fatal. Anggapan bahwa minumkan kopi kepada anak yang kejang itu amat keliru.
Insya Allah akan saya postingkan artikel tentang Kejang Pada Anak.
Wassalamualaikum wr wb
Selamat Tinggal "Zona Basah"
Assalamualaikum wr wb
Awal tahun 2013 akhirnya keinginanku yang berkaitan dengan pekerjaan terwujud, berhenti menjadi Bendahara Pengeluaran. fiuhh......3 tahun saja memikul amanah sbg bendahara, it's enough! cukup sudah bergelut dengan uang negara. posisi yang menurut sebagian orang sbg tempat "basah", karena pegang banyak uang, hallooowww....itu bukan uang saya tauu!hehehe....kadang jika mau mentraktir teman makan, ato mbayarin ongkos angkot teman, hati ini suka sedih dibilangin "ya iyalah dibayarin, kan Bendahara, banyak uangnya"...hiks hiks padahal itu saya bayar pake uang pribadi, tidak mengambil uang negara. celetukan mereka yang disampaikan dalam konteks bercanda kadang bikin pilu aja. memang pegang uang banyak, tapi bukan uang saya kan?! makanya setelah beberapa kali mengajukan permohonan mundur, baru dikabulkan pak Kuasa Pengguna Anggaran di tahun 2013 ini, alhamdulillah...selamat tinggal Zona Basah, buat beberapa orang zona basah itu kedengaran enak, tapi buat saya sebaliknya. justru karena basah, jadi licin mudah jatuh terpeleset bila tak hati2. bukankah jika berjalan kita cenderung memilih jalan kering daripada jalan basah bukan? :-)
Awal tahun 2013 akhirnya keinginanku yang berkaitan dengan pekerjaan terwujud, berhenti menjadi Bendahara Pengeluaran. fiuhh......3 tahun saja memikul amanah sbg bendahara, it's enough! cukup sudah bergelut dengan uang negara. posisi yang menurut sebagian orang sbg tempat "basah", karena pegang banyak uang, hallooowww....itu bukan uang saya tauu!hehehe....kadang jika mau mentraktir teman makan, ato mbayarin ongkos angkot teman, hati ini suka sedih dibilangin "ya iyalah dibayarin, kan Bendahara, banyak uangnya"...hiks hiks padahal itu saya bayar pake uang pribadi, tidak mengambil uang negara. celetukan mereka yang disampaikan dalam konteks bercanda kadang bikin pilu aja. memang pegang uang banyak, tapi bukan uang saya kan?! makanya setelah beberapa kali mengajukan permohonan mundur, baru dikabulkan pak Kuasa Pengguna Anggaran di tahun 2013 ini, alhamdulillah...selamat tinggal Zona Basah, buat beberapa orang zona basah itu kedengaran enak, tapi buat saya sebaliknya. justru karena basah, jadi licin mudah jatuh terpeleset bila tak hati2. bukankah jika berjalan kita cenderung memilih jalan kering daripada jalan basah bukan? :-)
Rabu, 06 Februari 2013
Back to Kepegawaian
Assalamualaikum wr wb...
Selamat datang 2013, selamat datang di zona baruku, yaitu bagian Kepegawaian. Bukan hal yang asing buat saya, karena sejak CPNS di tahun 2007 saya memulai karir di bagian Kepegawaian. Mengurus Daftar Hadir, mengetik SK, Surat Pernyataan, Surat Ijin hingga terlibat di acara Pelantikan itu sudah saya lakoni sejak di Pengadilan Agama Bitung. Asyik juga, ditambah lagi Bos-ku orangnya easy going hehehe (poke Bu Yanti). Yang sabar ya Bu dapet staf seperti saya.
Selamat datang 2013, selamat datang di zona baruku, yaitu bagian Kepegawaian. Bukan hal yang asing buat saya, karena sejak CPNS di tahun 2007 saya memulai karir di bagian Kepegawaian. Mengurus Daftar Hadir, mengetik SK, Surat Pernyataan, Surat Ijin hingga terlibat di acara Pelantikan itu sudah saya lakoni sejak di Pengadilan Agama Bitung. Asyik juga, ditambah lagi Bos-ku orangnya easy going hehehe (poke Bu Yanti). Yang sabar ya Bu dapet staf seperti saya.
Rabu, 28 November 2012
Umar, anakku yang Cerdas
Kamis, 29 Nopember 2012
Assalamualaikum....
Setiba di kantor, langsung teringat anak-anakku, Umar dan Nadia. semalem si Kakak nelpon, katanya dia lagi ngambek sama Abinya. Uum...Uum...hobi ngambeknya itu unik, biasanya tidak akan lama, apalagi kalau kita bisa menggodanya, lama-lama dia akan ketawa juga.
Umar memang punya jiwa yang periang, meski ngambekan, dia mudah tertawa. senyumnya manis hehehe....gak kebayang nih gimana kalo dia dah gede, bisa kelepek-kelepek hati gadis-gadis kalo liat senyum Umar.
Umar juga cerdas..Alhamdulillah, dan Insya Allah hingga ia wafat ia tetap menjadi orang yang cerdas. Dia mudah untuk mempelajari sesuatu, dan rasa ingin tahunya amat besar. Kadang saya memperhatikan, minat dan rasa ingin tahu Umar melampaui anak-anak seusianya. Jika anak-anak seusianya hanya memainkan Handphone, Umar sudah bisa mengakses fitur-fitur di dalamnya, memainkan lagu, memutar video, melihat-lihat gambar, dan yang teranyar...Umar sudah bisa memotret pake Handphone! semua itu tanpa diajar, dia sendiri yang belajar.
Teringat tatkala mengandung Umar, memang sudah diniatkan jika anaknya laki-laki, akan kami beri nama Umar Rasyid Al Gaza. semasa didalam kandungan, Umar amat aktif bergerak, menendang dan meninju perut Ummi hehehe...ketika saya menstimulasi perut dengan mengelus dan menekan, Umar merespon dari dalam, hingga seringnya itu jadi rutinitas "menggoda Umar" dan Umar pun akan membalas dengan menendang atau meninju perut Ummi hehehe indahnya yahh...
Masa melahirkan Umar adalah proses yang lumayan panjang dan berat, tapi penuh dengan perjuangan. diawali dengan pecah ketuban di dini hari selasa, Umar lahir pada Kamis selepas Magrib. Sakit kontraksi (His) baru terasa pada Rabu jam 5 sore, dan selama 24 jam kemudian saya harus bertahan dengan His. Masya Allah, ketika lahir, Umar mungil yg masih penuh dengan lendir ditaruh oleh Dokter di atas perut saya. Dia tidak menangis, hanya bersuara "uh" "uh" sambil kepalanya melihat-lihat ke kiri kanan. Setelah diambil Suster barulah dia menangis, ketika dibersihkan. Menurut Abi, ketika setelah dibersihkan dan diadzani, Umar sudah menoleh ke Abinya. Padahal yang saya tahu seorang bayi newborn biasanya belum fokus melihat, tapi saat diadzani, mata Umar membuka dan menatap langsung ke mata Abinya....Masya Allah...
Sesuai dengan namanya, Umar diharapkan menjadi manusia yang tangguh, Rasyid adalah cerdas, dan Gaza adalah simbol perjuangan Muslim zaman sekarang, diharapkan Umar dapat menjadi seorang Pembebas Kota Gaza dari cengkeraman zionis laknatullahalaihi....Semoga Umar tumbuh dengan sehat, semoga Allah menjadikan ia Manusia yang Shalih, seshalih dan setangguh Umar bin Khattab ra, dan semoga Allah kumpulkan kami kelak di JannahNya, amiin
Assalamualaikum....
Setiba di kantor, langsung teringat anak-anakku, Umar dan Nadia. semalem si Kakak nelpon, katanya dia lagi ngambek sama Abinya. Uum...Uum...hobi ngambeknya itu unik, biasanya tidak akan lama, apalagi kalau kita bisa menggodanya, lama-lama dia akan ketawa juga.
Umar memang punya jiwa yang periang, meski ngambekan, dia mudah tertawa. senyumnya manis hehehe....gak kebayang nih gimana kalo dia dah gede, bisa kelepek-kelepek hati gadis-gadis kalo liat senyum Umar.
Umar juga cerdas..Alhamdulillah, dan Insya Allah hingga ia wafat ia tetap menjadi orang yang cerdas. Dia mudah untuk mempelajari sesuatu, dan rasa ingin tahunya amat besar. Kadang saya memperhatikan, minat dan rasa ingin tahu Umar melampaui anak-anak seusianya. Jika anak-anak seusianya hanya memainkan Handphone, Umar sudah bisa mengakses fitur-fitur di dalamnya, memainkan lagu, memutar video, melihat-lihat gambar, dan yang teranyar...Umar sudah bisa memotret pake Handphone! semua itu tanpa diajar, dia sendiri yang belajar.
Teringat tatkala mengandung Umar, memang sudah diniatkan jika anaknya laki-laki, akan kami beri nama Umar Rasyid Al Gaza. semasa didalam kandungan, Umar amat aktif bergerak, menendang dan meninju perut Ummi hehehe...ketika saya menstimulasi perut dengan mengelus dan menekan, Umar merespon dari dalam, hingga seringnya itu jadi rutinitas "menggoda Umar" dan Umar pun akan membalas dengan menendang atau meninju perut Ummi hehehe indahnya yahh...
Masa melahirkan Umar adalah proses yang lumayan panjang dan berat, tapi penuh dengan perjuangan. diawali dengan pecah ketuban di dini hari selasa, Umar lahir pada Kamis selepas Magrib. Sakit kontraksi (His) baru terasa pada Rabu jam 5 sore, dan selama 24 jam kemudian saya harus bertahan dengan His. Masya Allah, ketika lahir, Umar mungil yg masih penuh dengan lendir ditaruh oleh Dokter di atas perut saya. Dia tidak menangis, hanya bersuara "uh" "uh" sambil kepalanya melihat-lihat ke kiri kanan. Setelah diambil Suster barulah dia menangis, ketika dibersihkan. Menurut Abi, ketika setelah dibersihkan dan diadzani, Umar sudah menoleh ke Abinya. Padahal yang saya tahu seorang bayi newborn biasanya belum fokus melihat, tapi saat diadzani, mata Umar membuka dan menatap langsung ke mata Abinya....Masya Allah...
Sesuai dengan namanya, Umar diharapkan menjadi manusia yang tangguh, Rasyid adalah cerdas, dan Gaza adalah simbol perjuangan Muslim zaman sekarang, diharapkan Umar dapat menjadi seorang Pembebas Kota Gaza dari cengkeraman zionis laknatullahalaihi....Semoga Umar tumbuh dengan sehat, semoga Allah menjadikan ia Manusia yang Shalih, seshalih dan setangguh Umar bin Khattab ra, dan semoga Allah kumpulkan kami kelak di JannahNya, amiin
Senin, 26 November 2012
Setelah Ngerujak di Kantor
Selasa 27 Nopember 2012
Selepas sholat Zhuhur di kantor, kembali menekuni hobi ... makan rujak hehehe. tentunya setelah makan nasi. entah kenapa walau tidak dalam keadaan "ngidam", makan rujak tetap menjadi hobi. sejak remaja memang sudah doyan yang asam-asam. entah kenapa yang asam itu rasanya enak dan menantang :-) tidak hanya saya yang hobi ngerujak di kantor, Boss juga -yang kebetulan seorang perempuan- juga doyan rujak hehehe....rujak is the best
Selepas sholat Zhuhur di kantor, kembali menekuni hobi ... makan rujak hehehe. tentunya setelah makan nasi. entah kenapa walau tidak dalam keadaan "ngidam", makan rujak tetap menjadi hobi. sejak remaja memang sudah doyan yang asam-asam. entah kenapa yang asam itu rasanya enak dan menantang :-) tidak hanya saya yang hobi ngerujak di kantor, Boss juga -yang kebetulan seorang perempuan- juga doyan rujak hehehe....rujak is the best
Selasa, 27 Nopember 2012
Setiap harimu adalah hari istimewa
Sahabatku membuka laci tempat istrinya menyimpan
pakaian dalam dan membuka bungkusan berbahan sutra
"Ini, ......", dia berkata, "Bukan bungkusan yang
asing lagi". Dia membuka kotak itu dan memandang
pakaian dalam sutra serta kotaknya. "Istriku
mendapatkan ini ketika pertama kali kami pergi ke New
York, 8 atau 9 tahun yang lalu. Dia tidak pernah
mengeluarkan bungkusan ini. Karena menurut dia, hanya
akan digunakan untuk kesempatan yang istimewa.
Dia melangkah dekat tempat tidur dan meletakkan
bungkusan hadiah didekat pakaian yang dia pakai ketika
pergi ke pemakaman. Istrinya baru saja meninggal.
Dia menoleh padaku dan berkata :
"JANGAN PERNAH MENYIMPAN SESUATU UNTUK KESEMPATAN
ISTIMEWA, SETIAP HARI DALAM HIDUPMU ADALAH KESEMPATAN
YANG ISTIMEWA !"
Aku masih berpikir bahwa kata-kata itu akhirnya
mengubah hidupku. Sekarang aku lebih banyak membaca
dan mengurangi bersih-bersih. Aku duduk di sofa tanpa
khawatir tentang apapun. Aku meluangkan waktu lebih
banyak bersama keluargaku dan mengurangi waktu
bekerjaku. Aku mengerti bahwa kehidupan seharusnya
menjadi sumber pengalaman supaya bisa hidup, tidak
semata-mata supaya bisa survive (bertahan hidup) saja.
Aku tidak berlama-lama menyimpan sesuatu. Aku
menggunakan gelas-gelas kristal setiap hari. Aku akan
mengenakan pakaian baru untuk pergi ke Supermarket,
jika aku menyukainya. Aku tidak menyimpan parfum
specialku untuk kesempatan istimewa, aku
menggunakannya kemanapun aku menginginkannya.
Kata-kata "Suatu hari " dan Satu saat nanti
....."sudah lenyap dari kamusku. Jika dengan melihat,
mendengar dan melakukan sesuatu ternyata bisa menjadi
berharga, aku ingin melihat, mendengar atau
melakukannya sekarang.
Aku ingin tahu apa yang dilakukan oleh istri temanku
apabila dia tahu dia tidak akan ada di sana pagi
berikutnya, ini yang tak seorangpun mampu
mengatakannya. Aku berpikir, dia mungkin sedang
menelepon rekan-rekannya serta sahabat terdekatnya.
Barangkali juga dia menelpon teman lama untuk berdamai
atas perselisihan yang pernah mereka lakukan. Aku suka
berpikir bahwa dia mungkin pergi makan Martabak
Spesial, makanan favoritnya. Semua ini adalah hal-hal
kecil yang mungkin akan aku sesali jika tak aku
lakukan, jika aku tahu waktu sudah dekat.
Aku akan menyesalinya, karena aku tidak akan lebih
lama lagi melihat teman-teman yang akan aku temui,
juga surat-surat yang ingin aku tulis Suatu hari
nanti". Aku akan menyesal ! dan merasa sedih, karena
aku tidak sempat mengatakan betapa aku mencintai
orangtuaku, saudara-saudaraku dan teman2ku.
Sekarang, aku mencoba untuk tidak menunda atau
menyimpan apapun yang bisa membuatku tertawa dan bisa
membuatku menikmati hidup. Dan, setiap pagi, aku
berkata kepada diriku sendiri bahwa hari ini akan
menjadi hari istimewa. Setiap hari, setiap jam, setiap
menit, adalah istimewa.
Apabila kamu mendapatkan pesan ini, itu karena
seseorang peduli padamu, dan karena mungkin ada
seseorang yang kamu pedulikan. Jika kamu terlalu sibuk
untuk mengirimkan pesan ini kepada orang lain dan kamu
berkata kepada dirimu sendiri bahwa kamu akan
mengirimkannya "Suatu saat nanti", ingatlah bahwa
"Suatu saat" itu sangat jauh ....... Dan mungkin tidak
akan pernah datang .
pakaian dalam dan membuka bungkusan berbahan sutra
"Ini, ......", dia berkata, "Bukan bungkusan yang
asing lagi". Dia membuka kotak itu dan memandang
pakaian dalam sutra serta kotaknya. "Istriku
mendapatkan ini ketika pertama kali kami pergi ke New
York, 8 atau 9 tahun yang lalu. Dia tidak pernah
mengeluarkan bungkusan ini. Karena menurut dia, hanya
akan digunakan untuk kesempatan yang istimewa.
Dia melangkah dekat tempat tidur dan meletakkan
bungkusan hadiah didekat pakaian yang dia pakai ketika
pergi ke pemakaman. Istrinya baru saja meninggal.
Dia menoleh padaku dan berkata :
"JANGAN PERNAH MENYIMPAN SESUATU UNTUK KESEMPATAN
ISTIMEWA, SETIAP HARI DALAM HIDUPMU ADALAH KESEMPATAN
YANG ISTIMEWA !"
Aku masih berpikir bahwa kata-kata itu akhirnya
mengubah hidupku. Sekarang aku lebih banyak membaca
dan mengurangi bersih-bersih. Aku duduk di sofa tanpa
khawatir tentang apapun. Aku meluangkan waktu lebih
banyak bersama keluargaku dan mengurangi waktu
bekerjaku. Aku mengerti bahwa kehidupan seharusnya
menjadi sumber pengalaman supaya bisa hidup, tidak
semata-mata supaya bisa survive (bertahan hidup) saja.
Aku tidak berlama-lama menyimpan sesuatu. Aku
menggunakan gelas-gelas kristal setiap hari. Aku akan
mengenakan pakaian baru untuk pergi ke Supermarket,
jika aku menyukainya. Aku tidak menyimpan parfum
specialku untuk kesempatan istimewa, aku
menggunakannya kemanapun aku menginginkannya.
Kata-kata "Suatu hari " dan Satu saat nanti
....."sudah lenyap dari kamusku. Jika dengan melihat,
mendengar dan melakukan sesuatu ternyata bisa menjadi
berharga, aku ingin melihat, mendengar atau
melakukannya sekarang.
Aku ingin tahu apa yang dilakukan oleh istri temanku
apabila dia tahu dia tidak akan ada di sana pagi
berikutnya, ini yang tak seorangpun mampu
mengatakannya. Aku berpikir, dia mungkin sedang
menelepon rekan-rekannya serta sahabat terdekatnya.
Barangkali juga dia menelpon teman lama untuk berdamai
atas perselisihan yang pernah mereka lakukan. Aku suka
berpikir bahwa dia mungkin pergi makan Martabak
Spesial, makanan favoritnya. Semua ini adalah hal-hal
kecil yang mungkin akan aku sesali jika tak aku
lakukan, jika aku tahu waktu sudah dekat.
Aku akan menyesalinya, karena aku tidak akan lebih
lama lagi melihat teman-teman yang akan aku temui,
juga surat-surat yang ingin aku tulis Suatu hari
nanti". Aku akan menyesal ! dan merasa sedih, karena
aku tidak sempat mengatakan betapa aku mencintai
orangtuaku, saudara-saudaraku dan teman2ku.
Sekarang, aku mencoba untuk tidak menunda atau
menyimpan apapun yang bisa membuatku tertawa dan bisa
membuatku menikmati hidup. Dan, setiap pagi, aku
berkata kepada diriku sendiri bahwa hari ini akan
menjadi hari istimewa. Setiap hari, setiap jam, setiap
menit, adalah istimewa.
Apabila kamu mendapatkan pesan ini, itu karena
seseorang peduli padamu, dan karena mungkin ada
seseorang yang kamu pedulikan. Jika kamu terlalu sibuk
untuk mengirimkan pesan ini kepada orang lain dan kamu
berkata kepada dirimu sendiri bahwa kamu akan
mengirimkannya "Suatu saat nanti", ingatlah bahwa
"Suatu saat" itu sangat jauh ....... Dan mungkin tidak
akan pernah datang .
Langganan:
Postingan (Atom)